Blog

VENDOR OUTSOURCING YANG BERKUALITAS


Dalam hal perjanjian kerja, perusahaan pemborongan pekerja dapat melakukan pekerjaan dengan cara:

Perjanjian pemborongan pekerjaan secara penuh (full outsource) atau pemborongan pekerjaan murni. Perjanjian pemborongan pekerjaan tidak penuh atau paying agent (labour contract)

Paying agent adalah perusahaan alih daya yang menyediakan tenaga kerja juga mempunyai fasilitas produksi sendiri. Apa yang di kerjakan full agent lebih jelas karna semua karyawan, peralatan, tempat, dan pengawasan sudah menjadi tanggung jawab perusahaan alih daya.

Sebagai contoh perusahaan call center. Perusahaan tersebut mendapat bayaran misal nya Rp. 1000 per panggilan. Selanjutnya, semua menjadi tanggung jawab perusahaan alih daya tersebut, mulai dari penyediaan tempat, peralatan, karyawan dan lain lain

Dari kedua jenis perusahaan alih daya tersebut, yang lebih banyak di peraktikan di indonesia adalah yang ke dua. Artinya, perusahaan alih daya hanya menyediakan tenaga kerja dan mengurangi SDM serta administrasi nya. Sementara fasilitas seperti tempat, pengawas, dan semua alat produksi berada di perusahaan pengguna.

Namun, ternyata sering muncul permasalahan, di antaranya adanya pemahaman perusahaan pengguna tentang hak dan tanggung jawab vendor yang berbeda dalam hal labour supply dan full outsorcing.

Oleh karna itu, untuk mendapatkan vendor yang berkualitas dan kredibel, perusahaan pengguna bisa mendapatkan nya melalui berbagai macam cara. Seperti menghubungi asosiasi, mencari di situs SDM, di majalah bisnis dan SDM, atau reverensi dari perusahaan lain.

Perusahaan pengguna jasa dalam memilih vendor sebaiknya harus memperhatikan kompoisi para vendor yang meliputi hal hal sebagai berikut :

1. HARGA

Faktor harga memang penting untuk di pertimbangkan, namun tidak berarti perusahaan harus memilih vendor yang paling murah sebab belum tentu yang murah memiliki kualitas yang lebih baik.

2. JANGKA WAKTU PEMBAYARAN

Faktor ini juga penting di perhatikan. Tidak semua vendor harus di bayar di muka. Jika jumlah karyawan yang di pakai tidak terlalu banyak, seharus nya jangka waktu pembayaran bisa lebih fleksibel. Akan tetapi, jumlah tenaga kerja yang di suplai cukup banyak, memang harus ada pembayaran di muka sebab resiko nya sangat besar.

3. KAPASITAS PELAYANAN

Kapasitas pelayanan menentukan harga. Dengan demikian, semakin tinggi pelayanan yang di minta kepada vendor, semakin tinggi pula harganya.

4. VARIASI PRODUK

Ada vendor yang menyediakan pekerja untuk semua jenis pekerjaan, namun ada juga vendor yang menyediakan jasa secara specialisasi terhadap jenis pekerjaan tertentu, misal nya call center. Collection, atau marketing saja.

5. KLIEN DAN MITRA NYA

Klein adalah perusahaan yang menggunakan jasa vendor. Perusahaan pengguna jasa alih daya tidak selama nya perusahaan yang terkenal. Jika klain dari vendor adalah perusahaan yang ternama. Kemungkinan vendor yang di gunakan juga vendor yang berpengalaman dan yang mengerti hukum dan bisnis alih daya.

6. PERIODE REKRUTMEN DAN SELEKSI

Periode rekrutmen mempengaruhi delivery. Jika yang di butuhkan adalah tenaga kerja dengan kualifikasi biasa, seperti data entry, yaitu lulusan D3. Seharusnya bisa di penuhi dengan cepat, namun untuk tenaga kerja yang yang mempunyai kualifikasi.

7. METODE PEREKRUTAN

Metode rekrutmen juga mempengaruhi harga. Semakin banyakmtes yang di lakukan, semakin tinggi pula harga yang harus di bayar kepada vendor. Ada dua jenis karyawan yang akan bekerja di perusahaan pengguna jasa harus melalui berbagai tes, misal nya media TV. Tes yang di lalui calon reporter TV bermacam macam, mulai dari tes IQ, tes pengetahuan umum, tes kesehatan, hingga wawancara.

(sumber: Iftida Yasar. Merancang Perjanjian Kerja Outsourcing)

 

On 2017-03-21 00:00:00 5018
Copyrights © 2016. PT. Sri Daya Manusia & All Rights Reserved.